Cara Membuat Naskah Pidato yang Baik dari Awal Hingga Selesai

Pidato adalah seni berbicara di depan umum. Tujuannya yaitu untuk menyampaikan apa yang ada di pikiran orator sehingga dapat mempengaruhi pola pikir audiens agar bertindak berdasarkan tujuan pidato yang disampaikan. Oleh sebab itu, membuat pidato yang baik tidaklah mudah, tapi juga tidak terlalu sulit.

Di sini kami hanya akan menyampaikan pengalaman saja. Artinya, kami tidak menunjang pembahasan ini dengan referensi dari para ahli. Walaupun demikian, semoga pembahasan ini tetap bermanfaat bagi Bapak/Ibu yang membacanya.

Perlu diperhatikan. Pembuatan pidato yang kami maksud di sini yaitu naskah/teks untuk berpidato.

Kita lanjutkan saja ke pembahasan utama nya.

Cara Membuat Naskah Pidato yang Baik dari Awal Hingga Selesai

Untuk membuat naskah yang baik, ada tahapan yang mesti dilakukan yaitu: 1) tahap persiapan (sebelum membuat atau menulis naskah); dan 2) tahap pembuatan naskah.

Tahap persiapan:

1. Menentukan Topik Pidato;

Sebelum menyampaikan pidato kepada khalayak ramai (di depan umum/audiens), sudah menjadi hal utama bagi Anda untuk menentukan topik yang akan disampaikan.

Akan lebih baik jika menyampaikan permasalahan yang sedang menjadi "buah bibir" atau pembicaraan yang hangat (up to date). Atau Anda juga dapat menyampaikan permasalahan sesuai kondisi yang di alami saat ini (ini berlaku jika pembicaraannya ditujukan dalam pidato keorganisasian).

Jika pidato yang ingin disampaikan berdasarkan pada pembicaraan yang sedang hangat diperbincangkan, untuk menemukan referensi atau ide, Anda bisa melihat berita di TV, radio, koran, atau di Internet. Namun sebelum mengangkat topik tersebut, analisis terlebih dahulu kebenaran informasi yang Anda peroleh. Setelah terbukti kebenarannya, silahkan jadikan itu topik pidato Anda.


2. Membatasi materi yang disampaikan;

Yang kami maksud dengan membatasi materi yang disampaikan yaitu memberikan batasan pada pembahasan pidato. Ini diperlukan agar apa yang kita sampaikan tidak terlalu berbelit-belit atau keluar terlalu jauh dari topik utama yang dibicarakan.

Jadi, sangat penting bagi orator agar tetap memperhatikan pidatonya agar pembicaraan tidak melebar kemana-mana.

Di sebagian besar kasus, jika pembicaraannya keluar dari topik utama maka audiens akan "kecapean" mendengarkan. Akhirnya, mereka pun akan memalingkan perhatian dengan mengobrol atau melakukan hal lain saat pidato Anda berlangsung.

Setelah menentukan pembatasan pada materi pidato, lanjutkan ke langkah berikutnya.


Tahap pembuatan naskah/ teks:

1. Membagi naskah menjadi 3 bagian penting;

a) Pembukaan;

Untuk membuat naskah pembukaan atau mukadimah, kita dapat menulis ucapan salam, syukur, dan penyampaian apersepsi terkait topik pidatonya. Pada bagian ini intinya kita mengarahkan pembicaraan pada inti atau isi pidato yang akan dibahas.

b) Inti;

Pada penulisan naskah untuk inti pidato, sebaiknya tulis pembahasannya berdasarkan pembatasan materi yang telah ditentukan di awal. Tulis poin-poin pentingnya satu per satu, dan lengkapi itu dengan opini yang didasari fakta dari referensi yang valid atau terpercaya.

c) Penutup;

Pada bagian penutup, sebaiknya kita tulis kesimpulan dari pidato yang dibahas. Setelah itu, tulis juga pertanyaan yang bisa menjadi umpan balik untuk audiens (jika memungkinkan). Setelah itu, buat kata atau kalimat penutup pidato Anda dengan doa atau ucapan salam.


2. Mengedit Naskah;

Manusia adalah makhluk yang bisa berbuat kesalahan. Semua produk yang bagus pasti melewati tahap editing. Begitu juga apabila kita ingin menghasilkan naskah pidato yang baik.

Dalam tahap editing ini kita mesti membaca naskah yang sudah kita buat sebelumnya dengan teliti. Maksudnya yaitu untuk memastikan apakah masih ada yang perlu diperbaiki, baik dalam segi tata bahasa, nyambung atau tidaknya naskah dari paragraf yang satu ke paragraf lainnya, atau mungkin ada pembahasan penting yang belum ditulis.

Nah itu saja yang dapat kami sampaikan pada pembahasan kali ini.

Untuk melengkapi pembahasan ini, berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat naskah atau teks pidato, diantaranya:
  • Gunakan bahasa atau istilah yang wajar dan mudah dipahami oleh Audiens (ini tergantung audiens yang menjadi sasaran pidato. Jika mereka orang biasa, maka gunakan istilah-istilah yang umum saja. Tapi, jika audiensnya adalah kaum intelektual gunakan bahasa yang sesuai dengan mereka.
  • Buat naskah yang pembahasannya jelas, padat, dan tepat sasaran.
Meskipun hal-hal tersebut lebih mengacu pada teknis saat berpidato, namun ini masih berkaitan, terutama jika kita adalah seorang pembicara atau orator yang berpidato dengan metode naskah.

Semoga pembahasan ini bermanfaat.
Bagaimana pendapat Anda tentang pembahasan ini? Jika ada kekurangannya, mohon dikomentari.


Subscribe to receive free email updates: