Cara mengantisipasi Virus Zika yang sedang populer di Indonesia


Cara mengantisipasi Virus Zika yang sedang populer di Indonesia.

Aedes aegypti si pembawa virus zika

5 hari belakangan ini, terdengar pemberitaan bahwa telah terjadi penyebaran suatu virus yang disebut virus zika. Virus ini sedang menyebar di beberapa negara di Amerika tepatnya di negara Brazil. Selain di Brazil, virus zika ini juga tersebar di kolombia. Lebih parahnya lagi ternyata virus zika sudah sampai ke benua asia termasuk Indonesia.

Virus zika diduga termasuk ke dalam golongan virus RNA. Virus zika ini ternyata dulu pada Tahun 48-an telah terisolir dalam tubuh monyet yang berada di sebuah hutan yang bernama Zika Uganda. Mungkin virus ini dinamai zika virus karena berasal dari hutan zika.

Benua-benua seperti Afrika, Amerika, Mikronesia, serta Asia tepatnya Asia tenggara telah melaporkan bahwa virus zika ini telah ditemukan. Virus zika bekerja sama halnya seperti virus dengue pada nyamuk Aedes aegypti atau nyamuk DBD.

Perlu anda ketahui juga bahwa nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi virus zika ini ternyata selain menyebarkan virus zika, juga menyebarkan virus chikungunya yang telah kita ketahui berbahaya bagi manusia.

Tahukah anda bahwa virus Zika ini telah sampai di Indonesia? Berdasarkan data tahun 2015, tercatat bahwa virus zika ini pernah diisolasi di Negara Indonesia. Virus zika ini diisolasi oleh lembaga Eijkman yang berlokasi di Jakarta.

Di tahun 2013 juga tercatat kabar bahwa di Indonesia, penularan virus zika ini terus berjalan. Berdasarkan data tersebut, maka jelas bahwa di Indonesia pun virus zika ini sudah ada. Itu artinya kita meski berhati-hati. Kita mengetahui bahwa musim hujan adalah salah satu kesempatan untuk nyamuk dapat berkembangbiak. Sekarang kita berada pada musim hujan, dan tidak menutup kemungkinan bahwa nyamuk yang terinfeksi virus zika sedang berkeliaran di pekarangan rumah kita.

Sama seperti saat terserang virus DBD, gejala untuk orang yang terkena virus zika akan menunjukan ciri-ciri seperti demam tinggi yang mendadak, mersakan lemas seperti pada otot dan persendian, munculnya bintik-bintik merah pada kulit terutama di bagian punggung. Selain itu muncul juga warna kemerahan pada kulit kaki. Selain itu, ciri-ciri terserangnya seseorang oleh virus zika ini yaitu terlihat pada bagian mata yang berubah menjadi merah karena terjadinya radang pada bagian konjungtiva mata dan si penderita akan mengalami kesakitan di bagian kepalanya.

Jika dilakukan tes pada darah, si penderita yang terkena virus zika akan mengalami peurunan jumlah sel darah tepatnya leukosit atau sel darah putih. Bedanya dengan dengue yaitu pada penderita virus zika, pasien tidak kehilangan keping darah atau trombosit.

Cara mengantisipasi viru zika


  • Istirahat yang cukup
  • Meminum air yang banyak


Masyarakat indonesia tanpaknya harus lebih waspada terhadap virus zika apabila mendengar pemberitaan. Oleh karena itu kita semua harus menerapkan sistem pembersihan lingkungan yang memiliki genangan air. Untuk mengantisipasi virus zika yang dapat menyerang kita kapan saja. Mengapa mengantisipasi virus zika ini harus dilakukan dengan membersihkan tempat yang memiliki genangan air? Kita tahu bahwa nyamuk menyukai tempat yang memiliki genangan air dan itu adalah media nyamuk bisa berkembangbiak dengan leluasa.

Sejauh ini belum ada vaksin untuk virus zika, oleh karena itu dengan cara mengantisipasi lah virus zika ini dapat kita minimalisasi. Jika terlanjur terserang virus zika, usahakan agar anda beristirahat dengan cukup, perbanyak minum air bening, dan makanlah makan yang kaya gizi.

Cara mengantisipasi penyebaran nyamuk pembawa viru zika ini sama seperti penerapan 3 M yang selama ini kita ketahui, yaitu mengubur barang bekas, menguras tempat penampungan air, dan menutup tempat air yang terbuka.

Semoga artikel Cara mengantisipasi virus zika ini bermanfaat bagi kita masyarakat Indonesia. Jagalah selalu kebersihan, semoga kita terhindar dari serangan virus zika.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara mengantisipasi Virus Zika yang sedang populer di Indonesia"

Post a Comment