Pedoman Pengembangan Diri di Sekolah berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas

Pedoman Pengembangan Diri di Sekolah berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas- merupakan petunjuk mengenai program pengembangan diri di sekolah.

Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai  bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas: Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling  berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial, kegiatan belajar, dan pengembangan karir, serta kegiatan ekstra kurikuler.

Untuk satuan pendidikan kejuruan, kegiatan pengembangan diri, khususnya pelayanan konseling ditujukan guna pengembangan kreativitas dan karir. Adapun untuk satuan pendidikan khusus, pelayanan konseling menekankan peningkatan kecakapan hidup sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik.

Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat,  minat, kondisi dan perkembangan  peserta didik, dengan memperhatikan kondisi sekolah/madrasah.

Pengembangan diri bertujuan menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan :
  • Bakat
  • Minat
  • Kreativitas
  • Kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan
  • Kemampuan kehidupan keagamaan
  • Kemampuan sosial
  • Kemampuan belajar
  • Wawasan dan perencanaan karir
  • Kemampuan pemecahan masalah
  • Kemandirian
Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual,  kelompok dan atau klasikal melalui penyelenggaraan :

Layanan dan kegiatan pendukung Konseling

Kegiatan Ekstra Kurikuler
Kegiatan  pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut :
  • Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, seperti : upacara bendera, senam, ibadah khusus keagamaan bersama, keberaturan,  pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri.
  • Spontan, adalah kegiatan  tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti : pembentukan perilaku memberi salam, membuang sampah pada tempatnya, antri, mengatasi silang pendapat (pertengkaran).
  • Keteladanan, adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti : berpakaian rapi, berbahasa yang baik, rajin membaca, memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain, datang tepat waktu.

Jika ingin lebih jelas maka anda bisa mengunduh file Pedoman Pengembangan Diri
pedoman pengembangan diri di sekolah


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pedoman Pengembangan Diri di Sekolah berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas"

Post a Comment